Berkat-Berkat Khilafat Haqah Islamiyyah Tsaniyah

Tamtsil Khilafat menurut Al Qur’an dan Hadits:
Khilafat didalam Islam diidentitaskan sebagai Nur,

Khifafat merupakan janji Ilahi:
        •              •                   
Dimasa silam Islam pernah mencapai puncak kejayaan dan kesuksesan hal tersebut dicapai tiada lain adalah karena keberkatan dari Kenabian Muhammad Rasulullah shallalallohu ‘alaihi wa sallam, dan keberkatan Khilafat Rasyidah ‘ala minhajin Nubuwwah Ula (Lembaga Khilafat Islamiyyah Pertama yang pernah dijanjikan yang berlangsung di Madinah sepanjang masa 30 tahun setelah Rasulullah s.a.w. Beliau menubuatkan bahwa keadaan dan kejayaan Islam akan berlangsung selama 300 tahun, sebagaimana sabda beliau:
خَََيُْرُكُمْ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلََوْنََهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلَوْنَهُمْ ثُمَّ يَكُوْنُ بَعْدَهُمْ قََوْمٌ يَخُوْنُوْنَ
Khaerukum qornii tsummal ladziina yalaunahum tsummal ladziina yalaunahum tsumma yakuunu ba’dahum qaumu yakhunnuun.” Artinya” Abad yang ter baik adalah abadku, setelah itu abad berikutnya dan setelah itu abad berikutnya, maka sesudah itu akan berkelanjutan kaum-kaum yang berkhianat.” Islam 300 tahun pada masa awalnya dipenuhi dengan keberkatan kenabian Rasulullah, saw, khilafat ‘aْla minhajin Nubuwwah , dan disusul dengan diutusnya para Mujaddidin Islam yang terus menerus memelihara Islam dan berupaya untuk untuk memenangkan Islam atas lawan-lawannya.Setelah Khulafa Rasyidin dan beberapa Mujaddidin awwaliin, hingga 1000 tahun berikutnya Islam dari bentuk Khulafar Rasyidin berobah menjadi Kerajaan yang menggigit ( Mulkan Aaadhan) Otoriter kemudian terus membentuk Kerajaan – kerajaan yang bengis, kejam, dzalim dan jauh dari nilai nilai cinta akan perdamaian. Umat Islam semakin terpuruk dalam kancah perpecahan, perselisihan dan kemunduran yang tak terhindarkan yang pada akhirnya Islam tinggal nama, Qur’an tinggal tulisan, mesjid- mesjid memang indahو ramai dan banyak namun semua itu menurut sabda Rasulullah s.a.w akan kosong dari petunjuk. Akhirnya pada kenyataannya Islam tidak lagi memiliki Imam dan pemimpin Ruhani serta markaz yang Universal dan keindahan didalam Islam tidak menampak lagi sebagai “ Kuntum khaeru ummatin ukhrijat linnaas, akibat mereka yang telah meninggalkan persatuan dan kesatuan seperti yang dicontohkan oleh para Shahabah dan para Tabi’in beliau s.a.w Kerajaan-kerajaan dan pemerintahan Islam di Mesir, Saudi Arab, Iraq, Iran, Jordan, Lebanon, Syria, Aman, dan lain-lain telah meninggalkan Lembaga Khilafat dan terpecah belah dalam bentuk Pemerintahan-pemerintahan kecil yang saling bermusuhan tak ada henti- hentinya. Ukhuwwah Islamiyyahpun hancur luluh dan berganti menjadi 72 firqah dengan berbagai macam mazhab. Kemajuan ruhani dan duniawipun berganti dengan kemunduran didalam menghadapi Hindu, Keristen, Yahudi dan agama agama lainpun mereka nampaknya tidak kuasa untuk dapat memenangkan Tauhid, ajaran Islam yang indah serta missi Islam yang damai ini seakan akan jauh dari harapan untuk dapat unggul diatas sekalian agama, bahkan sebaliknya pada kenyataannya orang-orang Islam telah banyak yang menyebrang ke Agama yang lain. Untuk mewujudkan kemenangan Islam yang dijanjikan Rasulullah s.a.w telah menjanjikan akan diutusnya seorang Imam Zaman yang Adil, yang akan menghidupkan kembali Agama, menegakkan Syariat, Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah s.a.w, memecahkan salib, membunuh babi/ kebathilan, menghapuskan kemungkaran serta kemaksiatan dari muka bumi ini; meniadakan peperangan, meningkatkan kesejahteraan, menciptakan negeri-negeri yang aman damai, gemah ripah lohjinawi, adil dan makmur, baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur.
Khalifatul Masih V :
!7 negara-negara baru masuk bergabung kedalam Jema’at Ahmadiyah, total jumlahnya Jema’at sudah tersebar di 193 negara. Ada penambahan 3033 jema’at baru, telah berdiri 747 mesjid dan Allah swt menganugerahi Jema’at sebanyak 743 mesjid yang sudah jadi, dimana Imam Imam mesjid bae’at dserta hjama’ah dan mesjidnya bergabung dengan jema’at ini.
*) Penyiaran MTA Programa 3 Bahasa Arab yang mengudara 24 jam terus menerus yang sudah berhasil menarik ribuan warga berkebangsaan Arab masuk kedalam Jema’at Ahmadiyah.
*) Anjuran untuk para pengurus Jema’at dan pengurus badan-badan 100 % harus ikut serta dalam gerakan Al Wasiyat, guna mencapai jumlah 15.000 orang.
*) Para pensiunan dianjurkan utk melaksanaan wakal arzi berkhidmat kepada Jema’at di seantero negeri.
*) Para Dokter zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
*) Anjuran para Waqifin Nao untuk mempelajari bahasa Inggeris, Arab dan bahasa Urdu.Jumlah mereka bertambah 12.815 anak.
*) Para siswa berusaha menyelesaikan pelajarannya hingga SMA.
*) Para dokter dianjurkan untuk mewaqafkan sementara atau waqaf seumur hidupnya untuk bekerja pada Rumah-rumah Sakit Jema’at di Africa dan juga R.S. Fazle Umar di Rabwah
Anjuran pengorbanan harta untuk mensukseskan gerakan Nur Foundation dan Tahir Foundation serta Tahir Hearts Foundation/ Rumah Sakit perawatan Jantung.
*) Gerakan Tahrik Jadid angkatan ke 5 .
*) Mencetak 2.124.367 buah buku2 dari 621 judul buku yang diterjemahkan kedalam 33 bahasa asing.
*) Mencetak tambahan 11bahasa Asing untuk terjemahan dan tafsir Al Quran .
*) Membuka pendidikan Jamiah Ahmadiyyah di Canada, Britania Raya ( Inggeris ) dan di Jerman untuk mencetak para Muballighin Jema’at yang handal untuk penyebaran Missi Islam didunia Barat.

*) Menganjurkan Jema’at untuk berwaqaf Ardzi di Jema’at Spanyol,
*) Menganjurkan gerakan penghijauan penanaman dan menjaga kebersihan lingkungan dan rumah-rumah Jema’at di Rabwah dan di Qadian.
*) Larangan bermain internet dan merokok bagi warga Jema’at.
*) Anjuran menyumbang pembangunan mesjid Jema’at di Norwegia dan di Spanyol d an membangun 5 mesjid setiap tahun di Jerman.

Karya Agung Khalifatul Masih ke III.
*)Target terjemahan al Qur’an kedalam 50 bahasa dunia.
*) Memerangi buta huruf Al Qur’an
*) Waqaf Arzi utk mengajari Al Qur’an
*)Thn 1972 Huzur menganjurkan anak-anak AHMADI para pelajar belajar Al Qur’an. Menyebar luaskan terjemah Al Qur’an, menyelenggarakan Tafsir Al Qur’an yang melalui MTA dipancar luaskan keseluruh dunia.
Menganjurkan utk menelaah Al Qur’an.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s