Do’a untuk Hajat besar

Bismillahhirrahmanirrahim. Allahhumma yaa’aliyyu yaa ‘azhiimu yaa haliimu yaa ‘aliimu anta rabii wa’ilmuka hasbii fani’ mar-rabbi wani’mal-hasbu hasbii tanshuru man tasyaa-u wa antal-‘aziizur-rahiim.Nas-alukal-‘ishmata fil-harakaati was-sakanaati walkalimati wal iraadaati minasy-syukuuki wazh-zhunuuni wal awhamis-saatirati lilqulubi ‘an muthaala’atil-ghuyuubi faqadibtuliyal-mu’minuuna wazulziluu zilzaalan syadiidaa. Wa idz yaquulul-munaafiquuna walladziina fii quluubihim maradh. Maa wa’adanallaahu warasuuluhuu illa ghuruuraa,fatsabbitnaa wanshurnaa wasakhkhir lanaa haadzal-bahra kamaa sakhkhartal-bahra limuusaa wasakhkhartan-naara li-ibraahiima wasakhkhartar-riiha wasy-syayathiina waljinna lisulaymaana wasakhkhir lanaa kulla bahrin huwa laka fil ardhi wassama-I walmulki wal malakuuti wabahrad-dunyaa wabahralaakhirati wasakhkhir lanaa kulla syay-in kaaf haa yaa ‘ain shad ( tiga kali ), unshurnaa fa innaka khayrun-naashiriin waftah lanaa fa innaka khayrul faatihiin waghfir lanaa fa innaka khayrul ghaafiriin warhamnaa fa innka khayrur-raahimiin warzuqnaa fa innaka khayrur-raziqiin wahdina wanajjinaa minalqawmizh-zhaalimiin wahab lanaa riihan thayyibatan kamaa hiya fii ‘ilmika wansyurha a ‘alaynaa min khazaa-ini rahmatika wa-ahmilnaa bihaa hamlal-karaamati ma’as-salaamati wal’aafiyati fid-diini wad-dunyaa wal-aakhirati,innaka ‘alaa kulli syay-in qadiir. Allahumma yassir lanaa umuurana ma’ar-raahati liquluubinaa wa-abdaaninaa wassalaamati wal’aafiyati fii diininaa wadunyaanaa wakun lanaa shaahiban fii safarinaa wa khaliifatan fii ahlinaa wathmis ’alaa wujuuhi a’daa-inaa wamasakh-hum ‘alaa makanatihim falaa yastathii’ uunal-mudhiyya wal-majii-a ilaynaa walawnasyaa-u lathamasnaa ‘alaa a’yunihim fastabaqush-shiraatha fa annaa yubshiruuna wala nasyaa-u lamasakhnaahum ‘alaa makaanatihim famastathaa’uu qur’aanil-hakiim, walaa yarji’uun, yaa siin ( tujuh kali )walqur’aanil-hakiim, innaka laminalmursaliin ‘alaa shiraatim-mustaqiim tanziilal-‘aziizir-rahiim litunzdira qawmam-maa undzira abaa-uhum fahum ghaafilun laqad haqqal-qawlu ‘alaa aktsarihim fahum laa yu’minuun, inaa ja’alnaa fii a’naaqihim aghlaalan fahiya ilal-adzqaani fahum –muqmahuun waja’alnaa mim-bayni aydiihim saddan fa-aghsyaynaahum fahum laa yubshiruun. Syaahatil wujuuhu ( tiga kali ) wa’anatil-wujuuhu lilhayyilqayyumi waqad khaaba mam hamala zhulman thaa siin, haa miim, ‘ain siin qaf, marajal-bahrayni yaltaqiyaani baynahumaa barzakhun laa baghiyaani, haa mim ( tujuh kali ) hummal-amru wajaa-an-nashru fa’alaynaa laa yunsharuun, haa mim tanziilul-kitaabi minallahil-‘aziizil-‘ aliim ghaafirinndz- dzanbi waqaabilit-tawbi syadiidil-‘iqaabi dzith-thawli laa ilaaha illaa huwa ilayhil-mashiir. Bismillahi baabuna tabaaraka hithaanunaa, yaa siin saqfunaa, khaaf haa yaa ‘ain shad kifaayatunaa, haa miim, ‘ain siin qaaf himaayatunaa fasayakfiikahumullaahu wahuwas-samii’ul-‘aliim ( tiga kali ) sitrul ‘arsyi masbuulun ‘alaynaa wa ‘aynullaahi naazhiratun ilaynaa bihawlillahi laa yuqdaru ‘alaymaa wallahu min waraa-ihimmuhiith, bal huwa qur-aanum-majiid, fii lawhim-mahfuzh fallahu khayrun haafizha, wahuwa arhamurrahimiin, inna waliyyiyallaahul-ladzii nazzalal-kitaaba wahuwa yatawallash-shaalihiin fai tawallaw faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alayhi tawakaltu wahuwa rabbul ‘arsyil ‘azhiim ( tiga kali ). Bismillahilladzii laa yadhurru ma’asmihii syay-un fil-ardhi wala fi-samaa-I wahus-samii’ul-‘aliim ( tiga kali ) wala hawla walaa quwwata ilaa billaahil-‘aliyyil-‘azhiim.
Keterangan : huruf tertulis miring di atas adalah yang di baca berulang kali sesuai dengan petunjuk yang ada.
Artinya : ‘’ Ya Allah, Ya Tuhan Yang maha Luhur, Ya Tuhan Yang Maha Agung, Ya Tuhan Yang Maha Bijaksana, Ya Tuhan Yang Maha Mengetahui Engkau adalah Thanku, ilmu-Mu adalah yang mencukupiku, Tuhan yang terbaik adalah Tuhanku , Tuhan yang mencukupi yang terbaik adalah Tuhan mencukupiku, Engkau kehendaki dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Mulya lagi Penyayang. Kami memohon kepada-Mu pemeliharaan didalam segala gerak-gerik, diam, kalimat, keinginan dan gerakan hati dari segala kebimbangan, praduga dan prasangka yang menghalangi hati dari pandangan terhadap pandangan hal-hal yang ghaib. Orang-orang mukmin tela diuji dan digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat. Dan ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang di dalam hati mereka terdapat penyakit berkata “ Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami, melainkan tipu daya “. Maka tetapkanlah kami, tolonglah kami dan tundukkanlah pada kami laut ini sebagaimana Engkau tundukkan laut pada Musa as. Dan Engkau tundukkan api pada Ibrahim as. Dan Engkau tundukan gunung-gunung danbesi pada Daud as. Dan Engkau tundukan angin, para setan dan jin pada Sulaiman as. Dan tundukkanlah padaku semua laut yang menjadi milik-Mu di bumi dan di langit, kerajaan dan alam melakut dan laut dunia serta laut akhirat. Dan tundukkanlah padaku segala sesuatu, Wahai Tuhan Yang ditangan-Nya kekuasaan segala sesuatu. Kaf Haa Yaa ‘Ain Shaad. Tolonglah kami, karena sesungguhnya Engakau adalah penolong yang terbaik. Berilah kami kemenangan, karena sesungguhnya Engkau pemberi kemenangan yang terbaik. Ampunilah kami, karena sesugguhnya Engkau pemberi ampun yang terbaik. Kasihanilah kami, karena sesungguhnya Engkau pengasih yang terbaik. Berilah kami rezeki , karena sesungguhnya Engkau pemberi rezeki yang terbaik. Tunjukanlah kami dan selamtkanlah kami dari kaum yang sesat. Berilah kami angin yang baik sebagaimana ia ada dalam pengetahuan-Mu, tiupkanlah ia di atas kami dari gudang rahmat-Mu , bawakanlah kami dengannya dengan pembawaan keramat dengan keselamatan dan kekuatan did ala agama, dunia akhirat. Sesungguhnya Engkau maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah permudahlah untuk kami segala urusan kami dengankenyamanan didalam hati serta badan kami, keselamatan dan kekuatan didalam urusan agama dan urusan kami. Jadilah Engkau sebagai teman didalam perjalanan kami dan peminpin di dalam keluarga kami. Butakanlah wajah musuh-musuh kami dan ubahlah mereka di tempat mereka berada, sehingga mereka tidak mampu berjalan dan datang kepada kami. Dan bila kami ( Allah ) menghendaki, maka kami butakan mata mereeka, kemudian mereka berlomba mencari jalan, maka bagaimanakah mereka dapat melihat-Nya. Dan bila kami ( Allah ) menghendaki, maka kami ubah mereka ditempat mereka berada, sehingga mereka tak mampu berjalan lagi dan tidak ( pula ) sanggup kembali. Yaa Siin. Demi Al-qur’an yang penuh hikmah. Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rsul ( yang berada ) diatas jalan yang lurus, ( sebagai wahyu ) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang agar kamu member peringatan kepada kau yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan ( ketentuan Allah ) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman. Sesungguhnya kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka ( di angkat ) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah. Dan kami adakan dihadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding ( pula ), dan kami tutup ( mata ) mereka, sehingga mereka tidak dapat melihat. Berjungkal dan tunduk wajah-wajah pada Tuhan Yang Maha Hidup lagi Maha terus-menerus mengurus makhluk-Nya. Dan sungguh merugi orang yang membawa kesesatan. Thaa Siin Miim, Haa miim, ‘Ain Siin Qaaf. Dia ( Allah ) membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Haa Miim. Diturunkan kitab ini ( Al-Qur’an ) dari Allah yang maha perkasa lagi maha mengetahui, yang mengampuni dosa dan menerima taubat lagi keras hukuman-Nya, yangmempunyai karunia. Tiada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nyalah tempat kembai ( segala makhluk ). Dengan nama Allah pintu kami, tabaaraka ( bertambah-tambah kebaikannya ) dinding kami, Yaa Siin atapku, Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad kecukupanku, Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf perlindunganku. Maka Allah akan encukupimu ( dengan perlindungan ) pada mereka. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Selambu ‘arsy diturunkan atas kami dan pandangan Allah tertuju pada kami dengan kekuatan Allah aku tidak dikuasai. Dan Allah mengepung dari belakang mereka. Bahkan ( yang didustakan mereka itu ) Al-qur’an yang mulya ( yang tersimpan ) di Lauhul Mahfuzh. Maka Allah adalh yang terbaik sebagai penjaga dan paling penyayang diantara para penyayang. Sesunggunya pelindungku adalah Allah yang telah menurunkan Al-kitab ( Al-qur’an ) dan Dia melindungi orang –orang yang shaleh. Maka apabila mereka berpaling, katakanlah : ‘ yang mencukupiku adalah Allah yang tiada tuhan selain Dia. Aku berserah diri kepada-Nya dan Dia adalah pemilik ‘Arsy yang Agung”. Dengan Nama Allah yang segala sesuatu yang ada di bumi dan langit tidak akan berpengaruh apa-apa beserta nama_nya dan Dia Maha Mendenar lagi Maha Mengetahui. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah”.
-Kemudian utarakan apa hajat Anda Insya Allah dengan pertolongan-Nya hajat Anda akan segera terpenuhi.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s