Mahmood Ki Amiin

Hamdo tsana usi ko…jo dzaate jaa wedaani…
Hamserr nehi he us(e) ka… kui nah koi tsaaniy…
Baaqi wohi hamesyah…ghair(e) us(e) ke sab(be) he faaniy…
Ghairong se dil lagaanaa…jhuuti he sab(be) kahaaniy…
Sab(be) ghair(e) hee wohi he…ik(ke) dil kayaa rijaaniy…
Dil me mere yehi hee…subhana man yaraaniy…

Sab ka wohi sahaaraa…rahmate he asy(e)kaaraa…
Ham ko wohi pyaaraa…dilberr wohii hamaaraa…
Us(e) bin nehi gudzaaraa…ghair us(e) ke jhut(te) saaraa…
Yeh roz(ze) kerr mubaarak…subhana man yaraaniy…

Ya Rab(be) he teeraa ihsaan…mei teere derr peh qurbaa’…
Tu ne diya he iimaa’…Tu herr zamaa’ nehgehbaa’…
Teera karam he harr(ee)aaa’… Tu he rahiim-o-rahmaan…
Yeh roz(ze) kerr mubaarak…subhana man yaraaniy…

Kyungkerr ho syuukur teeraa…teeraa he jo he meeraa…
Tu ne har ik(ke) karam se….ghirr bharr diya he meeraa…
Jab tis(e)raa nur(e) aayaa…jaataa rahaa andheiraa…
Yeh roz(ze) kerr mubaarak…subhana man yaraaniy…

E Qadir-o-tawaan…aafaat(e) se becaanaa…
Ham teere darr peh aae…ham ne he tujh(e) ko maanaa…
Ghairong se dil ghanaa…jab se he tujh ko jaanaa…
Yeh roz(ze) kerr mubaarak…subhana man yaraaniy…

Meri dua’ee saariy…kario qabuul baariy…
Mei jauuu’ teere waaariy…kar tu madad hamaariy…
Ham teere dar peh aaae…leikarr umiiyd bhaariy…
Yeh roz(ze) kerr mubaarak…subhana man yaraaniy…

Mahmud Ki Amiin
Do’a Khusyu bagi Keturunan,
Ketika Mahmud menamatkan Alquran
Segala puji hanya kepada (Dia), Dzat Yang Kekal,
Tidak ada (makhluk) yang setara dengan Dia,
Dialah Dzat Yang Selalu Kekal, sedangkan yang lain akan binasa,
Kecintaan yang sejati hanya kepada Dia,

Sedangkan yang lainnya hanya kepalsuan belaka,
Yang lain hanya sementara, hanya Dialah Teman Yang Hakiki,
Dalam hatiku hanyalah ini,
Maha Suci Dia Yang sedang memandangiku
Hanya kepada Dia kami bertawakkal,
Karena Dialah Sumber Segala Rahmat,
Kecintaan hanya kepada-Nya, karena yang kami cintai hanyalah Dia,
Kami tidak bisa hidup tanpa-Nya,
Karena yang lain hanyalah dusta dan tipuan semata,
Berkatilah hari ini, Maha Suci Dia Yang sedang memandangiku

“Ya Tuhanku! Ini hanyalah insan Engkau semata,
Kupersembahkan diriku di gerbang (singgasana)-Mu,
Engkau telah menganugerahkan iman (kepadaku),
Engkau pelindung di sepanjang masa,
Setiap saat yang ada hanyalah kasih sayang Engkau,
Engkaulah Yang Maha Pengasih dan Penyayang,
Berkatilah hari ini, Maha Suci Dia Yang Sedang Memandangiku”

Bagaimana mungkin (Aku) dapat mensyukuri-Mu
Adalah milik-Mu apa yang aku miliki dengan segala kemuliaan-Mu
Engkau telah menganugerahkan seisi rumah kepadaku,
Tatkala Nur Engkau datang, maka sirnalah segala kegelapan,
Berkatilah hari ini, Maha Suci Dia Yang Sedang Memandangiku

“Wahai Allah Yang Maha Luas!
Selamatkanlah kami dari segala bencana,
Kami datang dari pintu Engkau, dan kami pergi kepada Engkau,
Hati kami tidak tertarik lagi dengan yang lain,
Berkatilah hari ini, Maha Suci Dia Yang Sedang Memandangiku

“Wahai Allah Yang Maha Pencipta!
Kabulkanlah semua do’a-do’a kami,
Aku korbankan jiwaku kepada-Mu, maka tolonglah aku,
Kami datang kepada Engkau denga sejuta harapan,
Berkatilah hari ini, Maha Suci Dia Yang Sedang Memandangiku….

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s