ADA RUKHSHAH JIKA ‘ID TERJADI PADA HARI JUM‘AT

Dalam Islam tidak ada Sabat seperti Agama Yahudi dan tidak ada Minggu seperti dalam Agama Kristen. Pada hari Jum‘at Shalat lima waktu: Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Shubuh tetap wajib ditunaikan oleh setiap muslim seperti pada hari-hari lainnya, hanya bedanya shalat Zhuhur diganti dengan shalat Jum‘at yang mempunyai aturan khusus. Shalat Jum‘at merupakan shalat jama’ah yang lebih luas lagi, karena semua kaum muslimin dalam satu kampung harus berkumpul semua sebagaimana diisyaratkan kata yaumul-jumu‘ah yang makna aslinya hari untuk berkumpul. Semua shalat fardhu yang lima itu sama, namun Alquran mengatur shalat Jum‘at secara khusus dan menyuruh agar kaum muslimin berkumpul semua, sebagaimana diuraikan dalam ayatnya berikut ini: Wahai orang-orang beriman, apabila kalian dipanggil untuk shalat Jum‘at, maka bergegaslah kalian mendatangi Dzukrullah itu dan tinggalkan segala urusan perdagangan. Ini adalah lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui (Al-Jumu‘ah, 62:10). Begitu pentingnya shalat Jum‘at ini, sampai-sampai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap menunaikan Jum‘atan, meskipun pada hari itu terjadi 2 Id. Namun, bagi mereka yang jauh dari masjid diizinkan untuk tidak mendatangi Jum‘atan, dimana hal itu sebagai sebuah keriganan dari Allah swt. Namun jika memang rumah kita dekat dan tiada halangan, tiada salahnya dan sesuatu yang bagus untuk melaksanakan Ibadah Shalat Jumah. Keringanan dalam Ibadah ini sebagaimana Sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:
إِذَا اجْتَمَعَ عِيدَانِ فِي يَوْمٍ أَجْزَأَهُمُ اْلأَوَّلُ
Apabila dua Hari Raya berkumpul dalam satu hari, maka Hari Raya yang awal telah mencukupinya (Abu Daud, Abu Hamid Yahya bin Bilal Al-Bazzaz dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dan Kanzul Umal, Juz VII/21125)
قَدِ اجْتَمَعَ فِي يَوْمِكُمْ هذَا عِيدَانِ ، فَمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَجْزَأَه مِنَ الْجُمُعَةِ فَإِنَّا مُجَمِّعُونَ إِنْشَاءَ اللهُ تَعَالَى
Sungguh dua Hari Raya ini telah berkumpul dalam satu hari kalian, maka siapa di antara kalian mengiginkan ia dapat tidak Jum‘atan, tapi sesungguhnya kami melaksanakan Jum‘atan insya Allah Ta‘ala (Al-Khathib dalam At-Tarikh dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dan Kanzul Umal, Juz VII/21130)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّكُمْ قَدْ أَصَبْتُمْ خَيْرًا وَأَجْرًا ، فَإِنَّا مُجَمِّعُونَ ، فَنْ أَرَادَ أَنْ يُجْمِعَ مَعَنَا فَلْيُجَمِّعْ ، وَمَنْ أَرَادَ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى أَهْلِه فَلْيَرْجِعْ
Wahai manusia, sesungguhnya kalian benar-benar telah mendapatkan kebaikan dan pahala, maka sungguh kami menunaikan Jum‘atan, maka siapa yang menghendaki Jum‘atan bersama kami hendaklah ia melaksanakan Jum‘atan, dan siapa yang menginginkan kembali kepada keluarganya hendaklah ia kembali (Al-Thabrani dalam Al-Kabir dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu, Ibnu Majah dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, Ibnu Majah dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu dan Kanzul Umal, Juz VII/21127)

قَدِ اجْتَمَعَ فِي يَوْمِكُمْ هذَا عِيدَانِ ، فَمَنْ شَاءَ أَجْزَأَه عَنِ الْجُمُعَةِ ، وَإِنَّا مُجَمِّعُونَ إِنْ شَاءَ اللهُ
Sungguh telah berkumpul dua Hari Raya ini dalam satu hari kalian, maka siapa yang meninginkan ia boleh tidak Jum‘atan, sedang kami menunaikan Jum‘atan insya Allah (Abu Daud, Ibnu Majah, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, Al-Bukhari, Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dan Kanzul Umal, Juz VII/21130)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s